hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Dioda Bridge

pengertian dioda bridge

Pengertian Dioda Bridge – Dioda bridge merupakan jenis dioda yang mempunyai banyak keunggulan jika dibandingkan dengan dioda jenis lainnya.

Keunggulannya dapat dilihat dari kinerjanya saat dipasang di beberapa macam perangkat elektronika tertentu.

Rangkaian dioda yang menggunakan sistem jembata ini bisa dibilang lebih murah jika menghasilkan tegangan tunggal, karena tidak perlu menambahkan lilitan trafo (transformator) lagi.

Pengertian Dioda Bridge

pengertian dioda bridge

Dioda bridge atau dalam bahasa Indonesia yaitu dioda jembatan adalah jenis dioda yang fungsinya sebagai penyearah arus bolak balik (AC) menjadi arus searah (DC).

Dioda bridge pada dasarnya merupakan susunan dari empat buah dioda yang dirangkai dalam konfigurasi rangkaian jembatan (bridge) yang dikemas menjadi satu perangkat komponen yang berkaki empat.

Dua kaki terminal dipergunakan sebagai input untuk tegangan/arus listrik AC (bolak balik).

Sedangkan dua kaki terminalnya lagi yaitu terminal output yakni terminal output positif (+) dan terminal output negatif (-).

Konfigurasi rangkaian jembatan dioda bridge ini bisa menghasilkan polaritas atau arah yang sama pada output dari kedua polaritas input yang bolak balik.

Tentu sama halnya seperti dioda pada umumnya. Dioda bridge juga terbuat dari bahan semikonduktor. Dioda bridge atau dioda jembatan ini biasanya tersedia dalam bentuk Single In Line (SIL) dan Dual In Line (DIL).

Dioda bridge merupakan komponen untuk penyearah gelombang penuh (full wave rectifier). ini adalah penyearah yang sering digunakan dalam rangkaian pencatu daya (power supply).

Karena kinerjanya yang lebih baik dengan ukuran yang lebih kecil dan biaya yang relatif murah jika dibandingkan dengan penyearah gelombang penuh yang dihubungkan dengan transformator center tap (trafo CT).

Adapun fitur terpenting pada dioda bridge ini yaitu mempunyai polaritas output yang sama meskipun polaritas inputnya terbalik atau bolak balik..

Rangkaian jembatan pada dioda ini ditemukan oleh Karol Pollak yakni seorang teknisi elektro yang berasal dari Polandia. Temuan tersebut kemudian dipatenkan pada tanggal 14 Januari 1896.

Prinsip Kerja Dioda Bridge

pengertian dioda bridge
teknikelektronika.com

Prinsip kerja dioda bridge umumnya sama dengan 4 buah dioda penyearah biasa yang disusun dalam rangkaian jembatan.

Cara kerjanya pun sama dengan cara kerja Penyearah Gelombang Penuh (Full Wave Rectifier).

Seperti yang bisa kita lihat gambar diatas, keempat dioda yang diberi label D1, D2, D3 dan D4 disusun secara “seri berpasangan” dengan hanya dua dioda saja yang melewatkan arus satu sisi sinyal atau arus setengah siklus gelombang (half cycle).

Pada saat sisi sinyal positif (+) diberikan ke input-1 dan sinyal negatif (-) diberikan ke input-2 dioda bridge, rangkaian internal D1 dan D2 akan berada dalam kondisi Forward Bias.

Sehingga melewatkan sinyal positif tersebut, sedangkan D3 dan D4 akan berada dalam kondisi Reverse Bias yang menghambat sinyal sisi negatifnya (bisa kalian lihat gambar a diatas).

Kemudian pada saat sinyal berubah menjadi sinyal negatif (-) yang diberikan ke input-1 dan sinyal positif (+) ke input-2 dioda bridge maka D3 dan D4 akan berubah juga menjadi kondisi Forward Bias yang melewatkan.

Sedangkan D1 dan D2-nya menjadi Reverse Bias yang menghambat sinyal sisi negatif (bisa kalian lihat gambar b diatas). Hasil dari penyearah gelombang penuh yaitu seperti yang dapat ketahui diatas pada gambar c.

Simbol dan Bentuk Dioda Bridge

Berikut ini merupakan simbol dan bentuk dari dioda bridge atau dioda jembatan, yaitu:

pengertian dioda bridge
teknikelektronika.com

Kelebihan Dioda Bridge

Adapun beberapa kelebihan yang dimiliki oleh dioda bridge, diantaranya:

  • Dioda bridge memungkinkan untuk pemasangan heatsink yang lebih besar dan mudah.
  • Dioda bridge lebih mudah untuk ditemukan daripada dioda stud yang mempunyai ukuran besar.
  • Full Wafe Rectifier yaitu komponen dioda bridge yang dapat menghasilkan arus DC dengan gelombang full wave. Gelombang ini dinilai lebih unggul dan lebih baik, jadi akan lebih efisien jika dibandingkan dengan gelombang half wafe.
  • Dioda bridge memang lebih mudah dalam hal pemasangan. Hal ini dikarenakan tidak membutuhkan skill khusus untuk menangani polaritas. Semua polaritas dan input sudah tertulis dalam komponen dioda, sehingga tidak membutuhkan banyak rancangan.
  • Harga trafo yang digunakan jauh lebih murah dengan menggunakan trafo non center tap trafo sudah dapat menghasilkan arus besar meskipun mempunyai ukuran yang lebih kecil.
  • Komponen dioda bridge memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan dioda stud yang besar. Bahkan perbandingan harga antara dioda bridge dengan dioda stud untuk full wafe bisa mencapai 2x lipat.

Kekurangan Dioda Bridge

Adapun beberapa kekurangan dari dioda bride atau dioda jembatan, diantaranya:

  • Penyearah dengan menggunakan sistem jembatan sangat tidak cocok untuk membuat power supply dengan output tegangan ganda.
  • Terjadinya rugi tegangan yang berlapis, kurang lebih sekitar 1.4V (2 x 0.7V) yang diakibatkan oleh pemakaian dua dioda secara seri.

Cara Mengukur Dioda Bridge

Pada umumnya, cara mengukur dioda bridge tidak jauh berbeda dengan cara mengukur dioda yang lainnya.

Nah berikut ini merupakan beberapa cara untuk mengukur dioda bridge, diantaranya:

  1. Pertama, menggunakan Multitester atau Avometer dan set ke satuan Ohm dan letakkan probe merah pada kaki dengan simbol (+) dan probe hitam pada kaki dengan simbol.
  2. Setelah itu, amati Display Avometer, jika jarum bergerak, maka dioda bridge normal alias tidak rusak dan jika probe dibalik. Maka jarum tidak akan bergerak, jika jarum bergerak maka dioda bridge rusak.

Fungsi Dioda Bridge

Adapun beberapa fungsi dari dioda bridge yang dapat kalian ketahui, diantaranya:

  • Konversi daya
  • Penyearah arus
  • Pemancar cahaya LED
  • Sebagai sumber Relay AC
  • Penyearah gelombang penuh
  • Mencegah lonjakan tegangan
  • Pengaman rangkaian monitor DC

Tips Menggunakan dan Membeli Dioda

Berikut ini ada beberapa tips ketika anda ingin membeli atau menggunakan dioda bridge atau dioda jenis lainnya, diantaranya:

  • Perhatikan buat memberikan spare saat membeli dioda.
  • Penggunaan dioda bridge sebaliknya memperhatikan besar amper yang tersedia.
  • Jangan memakai dioda yang amper dibawah amper jaringan atau trafo, karena dapat menyebabkan kerusakan pada dioda bridge.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian dioda bridge, prinsip kerja, simbol, bentuk, kelebihan, kekurangan, cara mengukur, fungsi dan tipsnya. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian sampai jumpa, terimakasih 😃

hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Uji Hipotesis

hanif
4 min read

Pengertian Desil

hanif
2 min read

Pengertian Skala Likert

hanif
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.