hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Hambatan Listrik

pengertian hambatan listrik

Pengertian Hambatan Listrik – Hambatan listrik atau resistansi listrik yakni kemampuan suatu bahan benda untuk menghambat aliran listrik.

Sedangkan arus listrik merupakan banyaknya muatan listrik yang mengalir pada suatu rangkaian listrik dalam satuan waktu.

Nah pada artikel kali ini mimin akan membahas mengenai pengertian hambatan listrik secara lengkap. Untuk itu simak pembahasannya dibwah ini.

Pengertian Hambatan listrik

pengertian hambatan listrik

Resistansi listrik (Electrical Resistance) adalah kemampuan suatu bahan benda untuk menghambat atau mencegah aliran arus listrik.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian listrik dalam tiap satuan waktu yang dikarenakan oleh adanya pergerakan elektron-elektron pada konduktor.

Maka resistansi listrik yang biasanya dalam bahasa Indonesia disebut dengan hambatan listrik ini juga bisa diartikan sebagai penghambat aliran elektron dalam konduktor tersebut.

Nilai resistansi atau nilai hambatan dalam suatu rangkaian listrik diukur dengan satuan Ohm atau dilambangkan dengan simbol Omega “Ω”.

Sedangkan prefix atau awalan SI (Standar Internasional) yang digunakan untuk menandakan kelipatan pada satuan resistansi tersebut yaitu kil Ohm, Mega Ohm dan Giga Ohm.

1 Giga Ohm = 1.000.000.000 Ohm (109 Ohm)
1 Mega Ohm = 1.000.000 Ohm (106 Ohm)
1 Kilo Ohm = 1.000 Ohm (103 Ohm)

Setiap bahan penghantar atau konduktor pada dasarnya mempunyai sifat yang menghambat arus listrik, besaran hambatan listrik pada suatu penghantar atau konduktor dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya:

  • Suhu : Nilai resistansi akan meningkat seiring dengan meningkatnya suhu pada penghantar.
  • Jenis Bahan : Contohnya tembaga mempunyai nilai resistansi yang lebih rendah jida dibandingkan dengan baja.
  • Luas Penampang : Semakin kecil diameter suatu penghantar, semakin tinggi pula nilai resistansinya.
  • Panjang Penghantar : Semakin panjang suatu penghantar, semakin tinggi pula nilai resistansinya.

Komponen elektronik yang fungsinya sebagai penghambat arus listrik ini adalah Resistor.

Resistor dalam suatu rangkaian elektronika bisa berfungsi untuk menghambat atau mengurangi aliran arus listrik dan sekaligus juga bertindak untuk menurunkan level tegangan listrik di dalam rangkaian.

Rumus Hambatan Listrik

Simbol hambatan listrik adalah R dan rumusnya yaitu:

pengertian hambatan listrik

Keterangan :

R : hambatan (Ohm)
V : Tegangan (Volt)
I : Arus (Ampere)

Selain rumus diatas, hambatan juga bisa dihitung menggunakan rumus berikut ini:

pengertian hambatan listrik

Keterangan :

ρ : resistivitas atau hambatan jenis (Ωm)
L : panjang kawat (m)
A : luas kawat (m²)
r : jari-jari kawat (m)
π : 22/7 atau 3,14

Karena hambatan juga dipengaruhi oleh suhu, maka rumus dibawah ini juga bisa dipakai untuk menghitung hambatan listrik :

R2 = R¹.(1 + ∝ΔT)
ΔT = T²-T¹

Keterangan :

R¹ : hambatan awal (Ω)
R² : hambatan akhir (Ω)
∝ : koefisien suhu
Δ : perubahan suhu

Macam-Macam Hambatan Listrik

Berikut ini merupakan macam-macam hambatan listrik, diantaranya:

1. Hambatan Sesuai Jenis Penghantarnya

Adapun macam-macam hambatan listrik yang sesuai dengan jenis penghantarnya, diantaranya:

Konduktor

Konduktor adalah bahan yang mempunyai resistivitas yang rendah, sehingga mampu menghantarkan listrik dengan baik. Contoh konduktor yaitu perak, emas, tembaga dan besi.

Isolator

Isolator merupakan bahan-bahan yang tidak bisa menghantarkan listrik karena mempunyai nilai resistivitas yang sangat tinggi.

Contoh bahan yang masuk dalam kelompok isolator antara lain kertas, kain, plastik, karet dan kaca.

Semikonduktor

Bahan semikonduktor mempunyai sifat di antara konduktor dan isolator. Nilai resistivitasnya lebih rendah jika dibandingkan dengan isolator, tetapi tidak serendah konduktor.

Contoh dari bahan yang mempunyai sifat semikonduktor antara lain germanium dan silikon.

2. Hambatan Sambungan

Hambatan sambungan pada sebuah sambungan atau rangkaian listrik yang diakibatkan oleh penyambungan antar komponen di dalam rangkaian tersebut.

Contohnya yaitu ketika terjadi kelonggaran pada sambungan antara kabel dengan terminal baterai. Hal ini mengakibatkan panas pada rangkaian tersebut.

3. Hambatan Karena Panas

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa hambatan listrik sangat dipengaruhi oleh suhu. Ketika suhu naik, nilai hambatan listrik juga akan mengalami peningkatan.

Contohnya yaitu ketika mengecas smartphone, bertambahnya persentase baterai akan lebih lambat ketika terjadi overheat.

Hubungan Hambatan Listrik dengan Tegangan dan Arus Listrik

Hubungan antara resistansi atau hambatan listrik dengan tegangan dan arus listrik bisa dijelaskan dengan Hukum Ohm yang dikemukakan oleh seorang fisikawan Jerman yang bernama Georg Simon Ohm (1789-1854) pada tahun 1825.

Bunyi Hukum Ohm :

“Tegangan listrik di antara dua titik berbanding lurus dengan besarnya kuat arus yang mengalir dari titik pertama menuju titik kedua.”

Persamaan Hukum Ohm :

V = I x R

atau

R = V/I

atau

I = V/R

Dimana :

V : Tegangan listrik (Voltage), diukur dalam satuan volt
I : Arus listrik (Current), diukur dalam satuan ampere
R : Hambatan listrik atau resistansi (Resistance), diukur dalam satuan Ohm

Dari persamaan tersebut, bisa dijelaskan bahwa setiap 1 ampere arus listrik yang mengalir melewati sebuah komponen dengan beda potensial atau tegangan sebesar 1 volt, maka resistansi atau hambatan listrik pada komponen tersebut yaitu 1 Ohm.

Jika suatu rangkaian yang diberikan tegangan 24V dan membutuhkan arus listrik sebesar 0,5A maka hambatan yang diperlukan yaitu 48 Ohm.

R = V/I = 24/0,5
R = 48 Ohm

Contoh Soal Hambatan Listrik

Berikut ini merupakan contoh soal dari hambatan listrik yang dapat kalian pelajari :

Ada sebuah lampu pijar yang mempunyai tegangan listrik yakni sebesar 40 volt denga kekuatan arus listrik yakni sebesar 10 ampere. Maka hitunglah besaran hambatan listrik yang dihasilkan oleh lampu pijar tersebut!

Diketahui :

V : 40 Volt
I : 10 Ampere

Ditanya : Besar hambatan listrik yang dihasilkan?

Jawab :

R : V/I
R : 40 Volt/10 Ampere
R : 4 Ohm

Jadi, besar hambatan listrik yang dihasilkan oleh lampu pijar adalah 4 Ohm.


Demikainlah penjelasan mengenai pengertian hambatan listrik, rumus, macam-macam dan contoh soalnya. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian sampai jumpa, terimakasih 😃

hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Uji Hipotesis

hanif
4 min read

Pengertian Desil

hanif
2 min read

Pengertian Skala Likert

hanif
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.