hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Jurnal Ilmiah

pengertian jurnal ilmiah

Pengertian Jurnal Ilmiah – Sebagai dosen sepertinya menulis jurnal ilmiah merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan.

Jurnal ilmiah diterbitkan sebagai cara atau media diseminasi hasil penelitian dalam disiplin atau subdisiplin ilmu tertentu.

Pada umumnya publikasi jurnal ilmiah dalam bentuk artikel meliputi laporan penelitian, review literatur, proposal mengenai teori yang belum diuji ataupun artikel opini.

Bentuk artikel yang dipublikasikan tergantung pada kebijakan institusi jurnal itu sendiri atau penerbit jurnal.

Artikel yang ditulis dalam jurnal ilmiah diproduksi oleh individu dalam komunitas ilmuwan. Komunitas ilmuwan dapat terdiri dari mahasiswa, guru, dosen, profesor, peneliti, jurnalis dan lain sebagainya.

Pengertian Jurnal Ilmiah

pengertian jurnal ilmiah

 

Jurnal ilmiah sering juga disebut dengan jurnal akademik yang dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai “Scienctific Journal” atau “Academic Journal“.

Jurnal akademik bisa dideskripsikan sebagai kumpulan artikel ilmiah yang dipubilkasikan secara reguler dalam rangka mendiseminasi hasil penelitian.

Hasil penelitian yang didiseminasikan seringkali menantang asumsi umum yang beredar di kalangan publik atau menantang (kritik) temuan penelitian sebelumnya.

Bisa juga diseminasi menampilkan data baru dalam literatur akademik. Jurnal akademik selalu bersifat spesifik, artinya ditulis dalam perspektif disiplin dan subdisiplin ilmu tertentu.

Dengan kata lain, merepresentasikan spesialisasi bidang ilmu pengetahuan tertentu. Misalnya, jurnal bernama Acta Sociologica, yaitu jurnal akademik dalam disiplin ilmu sosiologi.

Proses penulisan jurnal ilmiah harus disusun dengan seksama, tidak seperti artikel biasa. Ada beberapa pakem yang harus dipenuhi, contohnya seperti dalam hal susunan bab tulisan.

Susunan Jurnal Ilmiah

Nah berikut ini merupakan susunan yang harus ada dalam sebuah jurnal, diantaranya:

  1. Judul
  2. Abstrak
  3. Pendahuluan
  4. Bahan Metode
  5. Hasil
  6. Pembahasan
  7. Kesimpulan
  8. Daftar Pustaka

Syarat Administratif Jurnal Ilmiah

Jurnal ilmiah wajin memenuhi persyaratan administratif sebagai berikut ini:

  • Mempunyai mitra bestari paling sedikit empat orang.
  • Mempunyai ISSN (International Standard Serial Number).
  • Diterbitkan secara teratur dengan frekuensi paling sedikit dua kali dalam setahun, kecuali majalah ilmiah dengan cakupan keilmuan spesialisasi dengan frekuensi satu kali dalam satu tahun.
  • Memuat artikel utama setiap kali penerbitan berjumlah paling sedikit 5, selain bisa ditambahkan dengan artikel komunikasi pendek yang dibatasi paling banyak 3.
  • Bertiras setiap kali penerbitan paling sedikit berjumlah 300 eksemplar, kecuali majalah ilmiah yang menerbitkan sistem jurnal elektronik (e-journal) dan majalah ilmiah yang menerapkan sistem daring (online) dengan persyaratan yang sama dengan persyaratan majalah ilmiah tercetak.

Karakteristik Jurnal Ilmiah

Jurnal ilmiah umumnya memiliki aspek perkembangan ilmu, bukan artikel ilmiah biasa. Seleksinya pun cenderung sangatlah ketat, apalagi untuk jurnal internasional.

Jurnal mempunyai cakupan materi yang luas tetapi sangat padat, hanya 6-8 halaman, tetapi setiap kalimatnya bernilai ilmu pengetahuan.

Jurnal bersifat sangat efektif dan tidak memuat gambar atau tabel. Pada umumnya untuk jurnal matematika banyak teori rumus dasar yang tidak di tulis, sehingga hanya orang-orang yang sebidang yang bisa memahami isi dari jurnal ilmiah tersebut.

Manfaat Jurnal Ilmiah

Berikut ini merupakan beberapa manfaat dari jurnal ilmiah yang bisa anda ketahui, diantaranya:

Sebagai Sarana Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Jurnal ilmiah merupakan arena diskursus intelektual melalui tulisan. Pengembangan ilmu pengetahuan bisa dilakukan dengan temuan penelitian, kritik terhadap temuan penelitian, pembentukan konsensus dan teman baru.

Serta proses tersebut berlangsung secara terus-menerus. Begitulah ilmu pengetahuan berkembang dan jurnal berperan sangat penting sebagai sarananya.

Sebagai Basis Data Kebijakan Publik

Kebijakan publik memerlukan naskah akademik sebagai fondasinya. Jurnal bisa berperan sebagai dasar ilmiah di buatnya kebijakan publik tanpa dasar ilmiah, kebijakan publik bisa dikatakan dibuat dengan semena-mena.

Beberapa manfaat lain bisa disebutkan baik secara kualitatif ataupun kuantitatif. Secara kuantitatif, misalnya jumlah terbitan jurnal ilmiah biasa di jadikan sebagai tolak ukur kemajuan suatu institusi atau lembaga seperti negara, pusat studi, universitas dan lain sebagainya.


Jika kalian ingin mengetahui informasi seputar publikasi jurnal ataupun kalian ingin mempublikasikan jurnal, baik itu jurnal nasional ataupun jurnal internasional bisa langsung kunjungi website blog.rifainstitute.com untuk mempelajarinya.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian jurnal ilmiah, syarat, susunan, karakteristik dan manfaatnya. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian sampai jumpa, terimakasih 😃

hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Minuman Khas Jepang

hanif
4 min read

Minuman Khas Italia

hanif
5 min read

Minuman Khas Malaysia

hanif
8 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.