hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Motor DC

pengertian motor dc

Pengertian Motor DC – Pada sebuah peralatan elektronik seperti vibrator ponsel, kipas dan sebagainya pasti memerlukan komponen penggerak.

Komponen tersebut fungsinya mengubah arus listrik searah yang masuk menjadi gerak genetik. Dalam dunia elektronika, komponen tersebut disebut dengan motor DC.

Dengan adanya komponen tersebut, maka perangkat elektronik apapun yang menggunakannya akan bisa berfungsi dengan baik.

Pengertian Motor DC

pengertian motor dc
rosaemente.com

Motor Listrik DC/DC Motor adalah suatu perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan (motion).

Motor DC juga disebut sebagai Motor Arus Searah. Seperti namanya, DC Motor mempunyai dua terminal serta memerlukan tegangan arus searah atau DC (Direct Current) untuk bisa menggerakannya.

Motor DC ini menghasilkan sejumlah putaran per menit atau biasanya dikenal dengan istilah RPM (Revolutions per minute) serta bisa dibuat berputar searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam apabila polaritas listrik yang diberikan pada motor DC tersebut dibalikan.

Motor DC tersedia dalam berbagai ukuran rpm dan bentuk. Kebanyakan motor DC memberikan kecepatan rotasi sekitar 3000 rpm sampai 8000 rpm dengan tegangan operasional dari 1,5V hingga 24V.

Apabila tegangan yang diberikan ke motor DC lebih rendah dari tegangan operasionalnya, maka akan dapat memperlambat rotasi motor DC tersebut.

Sedangkan tegangan yang lebih tinggi dari tegangan operasional akan membuat rotasi motor DC menjadi lebih cepat.

Tetapi, ketika tegangan yang diberikan ke motor DC tersebut turun menjadi dibawah 50% dari tegangan operasional yang ditentukan, maka motor DC tersebut tidak bisa berputar/berhenti.

Sebaliknya, jika tegangan yang diberikan ke motor DC tersebut lebih tinggi sekitar 30% dari tegangan operasional yang ditentukan, maka motor DC tersebut akan menjadi sangat panas dan pada akhirnya akan rusak.

Pada saat motor DC berputar tanpa beban, hanya sedikit arus listrik/daya yang digunakannya.

Tetapi pada saat diberikan beban, jumlah arus yang digunakan akan meningkat hingga ratusan persen bahkan bisa mencapai 1000% atau lebih (tergantung jenis beban yang diberikan).

Maka dari itu, produsen motor DC biasanya akan mencantumkan Stall Current pada motor DC. Stall Current adalah arus pada saat poros motor berhenti karena mengalami beban maksimal.

Prinsip Kerja Motor DC

Pada dasarnya, ada dua bagian utama dalam sebuah motor DC, yakni Stator dan RotorStator adalah bagian motor yang tidak berputar, bagian yang statis ini terdiri dari rangka serta kumparan medan.

Sedangkan Rotor adalah bagian yang berputar, bagian Rotor ini terdiri dari kumparan jangkar.

Dua bagian utama ini dapat dibagi lagi menjadi beberapa komponen penting diantaranya yaitu yoke (kerangka magnet), field winding (kumparan medan magnet), poles (kutub motor), commutator (komutator), armature winding (kumparan jangkar) dan brushes (sikat arang/kuas).

Pada prinsipnya motor DC menggunakan fenomena elektromagnet untuk bergerak, ketika arus listrik diberikan ke kumparan, permukaan kumparan yang bersifat utara akan bergerak menghadap ke utara magnet.

Saat ini, karena kutub utara kumparan bertemu dengan kutub selatan magneta atau kutub selatan kumparan bertemu dengan kutub utara magnet, maka akan terjadi saling tarik menarik yang menyebabkan pergerakan kumparan berhenti.

Untuk menggerakannya lagi, tepat pada saat kutub kumparan berhadapan dengan kutub magnet, arah arus pada kumparan dibalik.

Dengan demikian, kutub utara kumparan akan berubah menjadi kutub selatan dan kutub selatannya akan berubah menjadi kutub utara.

Pada saat perubahan kutub tersebut terjadi, kutub selatan kumparan akan berhadap dengan kutub selatan magnet dan kutub utara kumparan akan berhadapan dengan kutub utara magnet.

Karena kutubnya sama, maka akan terjadi tolah menolak, sehingga kumparan bergerak memutar hingga utara kumparan berhadapan dengan selatan magnet dan selatan kumparan berhadapan dengan utara magnet.

Pada saat ini, arus yang mengalir ke kumparan dibalik lagi dan kumparan akan berputar lagi karena adanya perubahan kutub. Siklus ini akan berulang-ulang hingga arus listrik pada kumparan diputuskan.

Simbol dan Bentuk Motor DC

Berikut ini merupakan simbol dan bentuk dari motor DC:

pengertian motor dc
teknikelektronika.com

Komponen Utama Motor DC

pengertian motor dc

Pada umumnya, motor DC mempunyai tiga kompnen utama supaya dapat berfungsi seperti kutub medan magnet, commutator dan kumparan.

Nah berikut ini merupakan pembahasan mengenai komponen utama pada motor DC, diantaranya:

1. Kumparan Motor DC

Kumparan motor DC pada umumnya berbentuk silinder yang dihubungkan ke as penggerak untuk bisa menggerakkan beban.

Untuk kasus motor DC yang kecil, kumparannya berputar didalam medan magnet yang sudah dibentuk oleh kedua kutub sampai bertukar posisi.

2. Kutub Medan Magent

Motor DC mempunyai dua kutub medan magnet didalamnya, yakni kutub selatan dan kutub utara. Garis energi magnetik akan membesar melintasi ruang terbuka antara kedua kutub tersebut.

Biasanya, untuk motor yang lebih kompleks atau besar akan terdapat satu atau lebih elektromagnetik didalamnya.

Elektromagnet ini fungsinya menerima listrik eksternal dari sumber dayanya sebagai penyedia energinya.

3. Commutator Motor DC

Commutator adalah komponen yang paling penting pada sebuah motor DC. Komponen ini fungsinya untuk membalikkan arah arus listrik kedalam kumparan motor DC.

Selain itu, Commutator juga bisa membantu transmisi arus antara kumparan dengan sumber daya.

Fungsi Motor DC

Motor DC ini mempunyai beberafa fungsi khususnya dalam sebuah rangkaian elektronik, diantaranya:

  • Sebagai penggerak peralatan elektronik, seperti pada baling kipas, mata bor, vibrator listrik dan masih banyak lagi.
  • Sebagai penggerak pintu putar, berkat adanya driver H-Bridge, pintu dapat membuka dan menutup secara otomatis.
  • Sebagai komponen rangkaian robot sederhana, dengan mengendalikan motor DC melalui komputer dengan paralel port.

Kelebihan Motor DC

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan dari motor DC, diantaranya:

  • Torsi awalnya besar
  • Performanya mendekati linier
  • Torsi dan kecepatannya mudah dikendalikan
  • Motor DC lebih baik untuk pengaplikasian yang berdaya rendah
  • Mempunyai sistem kontrol yang relatif lebih mudah dan sederhana
  • Mempunyai respon yang baik, sehingga cocok untuk pengaplikasian motor servo

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian motor DC, prinsip kerja, simbol, bentuk, komponen utama, fungsi dan kelebihannya. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian sampai jumpa, terimakasih 😃

hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Uji Hipotesis

hanif
4 min read

Pengertian Desil

hanif
2 min read

Pengertian Skala Likert

hanif
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.