hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian High Pass Filter

pengertian high pass filter

Pengertian High Pass Filter – Dalam dunia elektronika ada beberafa filter yang dikenal untuk digunakan pada proses transmisi data.

Filter ini digunakan untuk mengalirkan sinyal dengan pita frekuensi tertentu dan dapat menghilangkan frekuensi yang berbeda dengan pita yang digunakan. Filter ini dapat bersifat aktif atau pasif.

Adapun perbedaan antara filter aktif dan pasif terdapat pada komponen yang digunakan yakni apabila filter aktif maka komponen aktif membutuhkan sumber supaya bisa bekerja
(op-amp dan transistor yang membutuhkan sumber supaya bisa bekerja).

Nah pada artikel kali ini mimin akan membahas mengenai pengertian High Pass Filter (HPF). Untuk itu simak pembahasannya dibawah ini.

Pengertian High Pass Filter

pengertian high pass filter

High Pass Filter (HPF) adalah filter/penyaring frekuensi yang bisa melewati sinyal frekuensi tinggi dan menghambat atau memblokir sinyal frekuensi rendah.

Maka dari itu, sinyal frekuensi tinggi akan lebih mudah melewati High Pass Filter (HPF), sedangkan sinyal frekuensi rendah akan dihambat/dipersulit untuk melewatinya.

HPF yang ideal ialah HPF yang sama sekali tidak melewatkan sinyal dengan frekuensi dibawah frekuensi cut-off.

High Pass Filter (HPF) pada dasarnya yaitu kebalikan dari Low Pass Filter (LPF). Dalam bahasa Indonesia, High Pass Filter disebut dengan Tapis Lolos Tinggi, Tapis Pelewat Tinggi atau Penyaring Lolos Atas.

HPF bisa dibuat dengan menggunakan komponen pasif seperti resistor dengan kapasitor atau induktor.

High Pass Filter yang dibuat dari resistor dan kapasitor disebut dengan High Pass RC Filter, sedangkan HPF yang dibuat dengan resistor dan induktor disebut dengan High Pass RL Filter.

Filter pasif yakni filter yang menggunakan komponen pasif ini tidak mempunyai elemen penguat seperti transistor dan op-amp, sehingga tidak memiliki perolehan penguatan sinyal. Maka dari itu tingkat output-nya selalu kurang dari tingkat input-nya.

Cara Kerja High Pass Filter

Berikut ini merupakan cara kerja dari High Pass Filter (HPF) yang dapat kalian ketahui, diantaranya :

1. Penguat Filter

Suatu filter membutuhkan penguat dalam melakukan pekerjaannya supaya yang difilter mempunyai kualitas yang baik.

2. Penguat Inverting

Penguat inverting bisa disebut dengan penguat membalik. Penguat inverting yaitu dimana isyarat keluaran dari hasil penguatan mempunyai beda fase 180° dibandingkan isyarat masukannya dan terjadi pembalikan fase sebesar 180°. Untuk rangkaiannya bisa kalian lihat gambar diatas.

Besar dari penguatan ini bisa dihitung dengan menggunakan rumus perhitungan dibawah ini.

Keterangan :

Av = nilai besar penguatan
R2 = resistor feedback (Rf)
R1 = resistor input

3. Penguat Non-Inverting

Penguat ini biasa disebut dengan penguat yang tidak membalik. Pengertian dari penguat non-inverting yaitu dimana isyarat keluaran dari hasil penguatan, akan mempunyai fase yang sama dengan isyarat dari masukkan.

Jadi pada penguatan ini tidak terjadi pembalikan fase antara isyarat input dan outputnya. Nah berikut ini merupakan gambar dari rangkaian penguat non-inverting dan rumusnya :

Konfigurasi Utama High Pass Filter

Terdapat dua konfigurasi utama pada High Pass Filter (HPF) Pasif/Penyaring Lolos Atas Pasif, Nah untuk pembahasan lebih lanjut bisa kalian lihat pembahasannya dibawah ini.

1. High Pass RC Filter

High Pass RC Filter (Penyaring Lolos Atas RC) adalah rangkaian penyaring frekuensi yang terdiri dari komponen pasif yakni resistor (R) dan kapasitor (C) yang meneruskan sinyal frekuensi tinggi, namun menghambat/memblokir frekuensi rendah.

Untuk membuat penyaring RC ini, kapasitor (C) ditempatkan secara seri dengan sinyal input rangkaian dan resistor (R) ditempatkan secara paralel atau sejajar dengan sinyal input seperti pada gambar dibawah ini.

pengertian high pass filter

Dari rangkaian High Pass Filter diatas, kapasitor (C) yang merupakan komponen reaktif akan menawarkan resistansi yang berbeda terhadap sinyal frekuensi berbeda yang masuk melaluinya.

Resistansi kapasitor akan tinggi terhadap sinyal frekuensi rendah atau sinyal DC, sedangkan resistansi rendah terhadap sinyal frekuensi tinggi.

Karena dengan karakteristik kapasitor yang beresistansi tinggi terhadap sinyal frekuensi rendah atau sinyal DC, kapasitor tersebut akan menghalangi sinyal frekuensi rendah untuk melewatinya, sehinga hanya sinyal frekuensi tinggi saja yang berhasil melewati kapasitor tersebut.

Kapasitor jenis ini fungsinya sebagai kapasitor kopling (Coupling Capasitor) karena melewatkan sinyal AC, namun memblokir sinyal DC.

High Pass Filer merupakan penyaring frekuensi yang banyak digunakan diberbagai jenis rangkaian, salah satunya yaitu rangkaian mikrofon.

Mikrofon adalah perangkat yang memerlukan daya DC supaya bisa beroperasi dan membutuhkan sinyal AC seperti suara manusia dan musik sebagai sinyal input-nya.

Dengan begitu, sinyal DC hanya sebagai daya supaya bisa mengoperasikan mikrofon, tetapi tidak boleh muncul pada output yang bersinyal AC (Audio).

Jadi untuk meneruskan sinyal audio yang berbentuk sinyal AC dan memblokir sinyal DC, kita memerlukan rangkaian High Pass Filter (HPF) atau Penyaring Lolos Atas.

Cara Membuat High Pass RC Filter

Untuk membuat rangkaian High Pass Filter, kita memerlukan sebuah resistor dan kapasitor. Dalam contoh ini, kita akan menggunakan resistor 10KΩ dan kapasitor keramik yang bernilai 10nF.

Rumus High Pass RC Filter

Rumus yang digunakan untuk menemukan titik cut-off frekuensi dari rangkaian RC High Pass Filter yaitu :

f = 1/2πRC

Keterangan :

f = Frekuensi dalam satuan Hz
π = 3.14
R = Nilai resistor dalam satuan Ohm (Ω)
C = Nilai kapasitor dalam satuan Farad (F)

Diketahui :

π = 3.14
R = 1KΩ atau 1000Ω
C = 10nF atau 10 x 10-9 atau 0.000000001F
f = ?

Dijawab :

f = 1/2πRC
f = 1/2 (3.14)(1000)(0.000000001)
f = 15.923.57 Hz atau sekitar 15,9KHz

Rangkaian High Pass RC Filter diatas akan melewatkan frekuensi diatas 15.923,57 Hz dan melemahkan atau memblokir frekuensi dibawah 15.923,57 Hz. Semakin jauh dan rendah dari 15.923,57 Hz maka semakin besar pelemahannya.

Dengan begitu, apablia kita memasukan sinyal AC 100Hz ke rangkaian High Pass RC Filter tersebut, kapasitor akan melemahkan atau memblokir sinyal tegangan ini dan tidak akan melalui jalur output.

Kondisi ini bisa kita lihat dengan menggunakan osiloskop. Tetapi apablia kita memasukan sinyal AC 20KHz, sinyal ini tidak akan dilemahkan atau diblokir, sehingga akan dengan mudah melewati kapasitor yang ada pada rangkaian tersebut.

Hal ini dikarenakan resistansi pada kapasitor sangatlah rendah pada frekuensi tinggi, sehingga frekuensi tinggi yang melewatinya tidak akan mengalami gangguan atau pelemahan sama sekali.

2. High Pass RL Filter

High Pass RL Filter adalah High Pass Filter yang terdiri dari resistor dan induktor yang bisa meneruskan sinyal frekuensi tinggi, namun melemahkan/memblokir sinyal frekuensi rendah.

Untuk merangkai rangkaian High Pass RL Filter ini, induktor ditempatkan secara paralel dengan sinyal sumber daya yang memasuki rangkaian.

Sedangkan resistor ditempatkan secara seri dengan sinyal input-nya seperti pada gambar dibawah ini.

pengertian high pass filter

Rangkaian diatas merupakan rangkaian High Pass RL Filter yang isa melewati sinyal frekuensi tinggi dan melemahkan sinyal frekuensi rendah.

Sama halnya seperti kapasitor, induktor juga merupakan komponen reaktif yang bisa berubah-ubah resistansinya tergantung pada sinyal frekuensi yang melaluinya.

Induktor akan melewati sinyal frekuensi rendah dengan resistansi yang rendah, sedangkan frekuensi tingi yang melalui akan dihambat dengan resistansi yang tinggi.

Dengan begitu, sinyal frekuensi rendah akan mudah melewati induktor, sedangkan sinyal frekuensi tinggi akan dilemahkan sebagai output pada rangkaian High Pass Filter ini.

Perlu kalian ingat bahwa arus akan mengambil jalur yang resistansinya paling rendah. Karena induktor menawarkan resistansi yang tinggi terhadap sinyal frekuensi tinggi.

Sinyal frekuensi tinggi tidak akan melalui induktor dan akan mengambil jalur alternatif yang menawarkan resistansi rendah, yakni jalur ke output pada rangkaian RL Filter ini.

Di satu sisi, sinyal frekuensi rendah akan melewati jalur ke induktor karena induktor menawarkan resistansi yang rendah untuk sinyal frekuensi rendah.

Cara Membuat High Pass RL Filter

Untuk membangun sebuah rangkaian High Pass RL Filter, kita memerlukan sebuah resistor dan sebuah induktor.

Kita bisa melihat hasilnya dengan menggunakan osiloskop, sedangkan sumber sinyal frekuensinya bisa menggunakan alat yang disebut dengan Function Generator/Signal Generator.

Rumus High Pass RL Filter

Rumus yang digunakan untuk menemukan titik cut-off frekuensi dari sebuah rangkaian RL yaitu :

f = R/2πL

Keterangan :
f = Frekuensi dalam satuan Hz
π = 3.14
R = Nilai resistor dalam satuan Ohm (Ω)
L = Nilai induktor dalam satuan Henry (H)

Diketahui 

π = 3.14
R = 10KΩ atau 10.000Ω
L = 470mH atau 0,47H
f = ?

Dijawab

f = R/2πL
f = 10.000 / 2 (3.14)(0.47)
f = 3.387,99 atau sekitar 3,39kHz.

Ini berarti semua frekuensi diatas 3,39KHz akan dilewati tanpa adanya pelemahan, sedangkan sinyal frekuensi dibawah 3,39KHz akan dilemahkan atau diblokir. Semakin rendahnya frekuensinya dari 3,39KHz, semakin besar pelemahannya.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian High Pass Filter (HPF), cara kerja dan konfigurasinya. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian sampai jumpa, terimakasih 😃

hanif Seorang perantau yang ingin sukses dengan belajar SEO

Pengertian Band Stop Filter

hanif
4 min read

Pengertian Power Amplifier

hanif
7 min read

Pengertian Impedansi Listrik

hanif
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.